Dinas PU-PR KBB, adakan BIMTEK untuk Para Tukang Bangunan

Sebarkan Artikel Ini...

NGAMPRAH – Pembinaan jasa kontruksi untuk para tukang bangunan yang ada di kecamatan ngamprah, dikemas dalam bentuk BIMTEK (Bimbingan Teknik), dilakukan di Aula kecamatan Ngamprah.

Kasi jasa kontruksi Pekerjaan Umum Bandung Barat Yuyu Suhaya mengatakan. Bimtek ini, sebagai Peningkatan mutu pelayanan jasa kontruksi melalui pembinaan kelompok tukang terampil, yang diselenggarakan oleh Dinas PU (Pekerjaan Umum) Seksi jasa kontruksi Bandung Barat.

“Bimbingan ini, bertujuan meningkatkan Bidang tata bangunan gedung, pemukiman, dan jasa kontruksi Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang Bandung Barat” tuturnya. Rabu (18/10/2017).

Marketing Manager  PT BETON ELEMEN PERSADA Riri memaparkan, Bahwa dalam hal ini Dinas PU mengundang LEIBEL yang berbasis beton berkwalitas terbaik, untuk bekerjasama dalam pemberian materi sekaligus memperkenalkan produk terbaru Bata ringan yang menjadi bata era teknologi terbaru. bimbingan ini, mengacu kepada teknis pemasangan Bata Ringan dari perusahaan LEIBEL, dengan sistem teknologi terbaru yang lebih mudah serta lebih cepat dalam pengerjaanya. Agenda rutin tahunan ATM (Akademi Tukang dan Mandor) juga di adakan setiap tahun sekali oleh PT BETON ELEMEN PERSADA (LEIBEL) Member of beton works, guna Sosialisasi kan tentang teknis kerja dalam teknologi canggih beton LEIBEL.

Harga bata ringan LEIBEL memang lebih mahal dari pada bata pada umumnya.  Bata Ringan LEIBEL Di bandrol harga Rp.750.000 / kubik. Dan Bata ringan ini terdiri dalam 2 macam ukuran, yaitu 7.5 cm dan 10 cm. Bata ringan dengan tebal 10 cm berisi 83 Bata dalam 1 Kubik, sedangkan yang berukuran 7.5 cm berjumlah 111 Bata dalam 1 Kubiknya. Diakui  Riri, harga bata ringan LEIBEL  ini, lebih mahal dari bata pada umumnya, Namun Bata LEIBEL ini sangat kuat dan lebih cepat pengerjaanya. Untuk itu dalam pemasanganya jangan sampai salah, agar bisa lebih hemat biaya dan cepat dalam pengerjaanya.

“Cara memasang bata ringan Teknologi baru harus tepat memasang nya karena ada perbedaan bata ringan dengan bata yang lain” tutur Riri

(Addien)

Related posts